Pembelajaran Sejarah Bermuatan Kearifan Lokal Tenun Ikat Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di SMA Negeri Alkani

Authors

  • Matilda Bau, Antonius Bere, Augusta De Jesus Magalhaes, Clotilde Seran STKIP Sinar Pancasila

Keywords:

Kurikulum Merdeka Belajar, Program P5; Kearifan Lokal; Tenun Ikat; Pembelajaran Sejarah

Abstract

Kurikulum merdeka belajar merupakan terobosan terbaru dalam dunia pendidikan yang dapat mengikuti perkembangan zaman dengan mengintegrasikan penggunaan kearifan lokal tenun ikat sehingga menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, relevan dan bermakna bagi peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji integrasi proses pembelajaran sejarah bermuatan kearifan lokal tenun ikat pada konsep kurikulum belajar di SMA Negeri Alkani. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber literatur berupa artikel jurnal, prosiding dan laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa integrasi penggunaan pembelajaran sejarah bermuatan kearifan lokal tenun ikat pada konsep kurikulum merdeka belajar tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi dapat menciptakan proses pembelajaran yang lebih holistik, inklusif dan bermakna. Selain itu, integrasi kearifan lokal semakin memperkuat pilar-pilar pendidikan seperti: (1) pilar karakter, (2) pilar kognitif, (3) pilar emosional dan sosial, serta (4) pilar estetika. Dengan demikian, proses pembelajaran dapat menjadikan individu peserta didik dapat menjadi pribadi yang kuat dalam berkarakter kebudayaan, berpengetahuan yang luas dan berdaya saing di era globalisasi.

 

References

Munandar, U. (2009). Pengembangan Kreatifitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta

Robiah. 2018. Pendidikan dan Implementasinya dalam Dunia Pendidikan Indonesia. Yogyakarta: Deepublish.

Musanna, A. 2015 Pendidikan dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Nurkholis. 2013. Pendidikan dalam Upaya Memajukan dan Memberdayakan Bangsa. Jakarta: Rineka Cipta.

Wahyuni, S. 2022. Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Normina, N. (2017). Pendidikan dalam Kebudayaan. ITTIHAD, 15(28), 17-28.

Mamik, Metodologi Kualitatif (Sidoarjo: Zifatama Jawara, 2015), 117.

Mery, M., Martono, M., Halidjah, S., & Hartoyo, A. (2022). Sinergi peserta didik dalam proyek penguatan profil pelajar pancasila. Jurnal Basicedu, 6(5), 7840-7849.

Sari, I. K., Pifianti, A., & Chairunissa, C. (2023). Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Fase A Pada Tema Bhineka Tunggal Ika. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2), 138-147.

Hardisuryana Irma, dkk, 2011. Kamus Mode Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Ishak, E. 2014, Kearifan Lokal sebagai Upaya Pemberdayaan Budaya dalam Pendidikan (16-23): 21(1).

Hasan, S.H., 2003. Strategi Pembelajaran Sejarah pada Era Otonomi Daerah sebagai Implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi. Historia Magistra Vitae: Menyambut, 70.

Marinda Sari Sofiyana et al. “Metodologi Penelitian Pendidikan.” 2022, Sumatra Barat: GETPress, hal : 26.

Downloads

Published

2026-03-30

How to Cite

Matilda Bau, Antonius Bere, Augusta De Jesus Magalhaes, Clotilde Seran. (2026). Pembelajaran Sejarah Bermuatan Kearifan Lokal Tenun Ikat Melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal di SMA Negeri Alkani. Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara, 1(2), 173–188. Retrieved from https://www.kajang.jurnal.susiloacademicpress.co.id/kajang/article/view/15