Peran Strategis Gereja Kristen Indonesia dalam Pengembangan Toleransi antar Umat Beragama

Authors

  • Eta Amala Husniya, Moh. Toyyib, Hamdan Muafi UIN Sunan Ampel Surabaya

Keywords:

Peran Strategis, Toleransi, Gereja Kristen Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran strategis Gereja GPIB Bethesda Sidoarjo dalam pengembangan toleransi antar umat beragama, dengan menggunakan studi kasus acara puncak peringatan satu abad Nahdlatul Ulama (NU). Gereja GPIB Bethesda Sidoarjo dipilih sebagai objek penelitian karena perannya yang signifikan dalam mempromosikan kerukunan antarumat beragama di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh-tokoh gereja dan pemimpin GPIB Bethesda Sidoarjo yang terlibat dalam acara puncak peringatan satu abad NU. Selain itu, dokumen-dokumen terkait juga dianalisis untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GPIB Bethesda Sidoarjo memainkan peran strategis dalam pengembangan toleransi antar umat beragama melalui partisipasinya dalam acara puncak satu abad NU. Peran ini meliputi empat aspek utama, berupa Partisipasi Publikasi, Logistik, Fasilitas Umum, dan Partisipasi Kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan studi kasus yang melibatkan wawancara bersama tokoh-tokoh GPIB Bethesda Sidoarjo. Teori konstruksi sosial digunakan untuk melihat GPIB Bethesda Sidoarjo dalam membangun konstruksi dan realitas masyarakat yang ikut merayakan acara puncak 1 Abad NU. Penelitian ini diharapkan memberikan landasan bagi upaya pengembangan toleransi antarumat beragama di Indonesia dan inspirasi bagi lembaga keagamaan lainnya untuk berperan aktif dalam membangun harmoni sosial.

 

References

Amalia, M., Islam, M. F., & Fauziyah, S. (1979). Perempuan dan kesehatan di Indonesia : Kontribusi Muslimat NU dalam mendukung program Keluarga Berencana di Jawa Timur tahun 1974-1979. Historiography: Journal of Indonesian History and Education, 1(3), 302–321.

Ardi, R., Tobing, D. H., Agustina, G. N., Iswahyudi, A. F., & Budiarti, D. (2021). Religious schema and tolerance towards alienated groups in Indonesia. Heliyon, 7(7), e07603. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07603

Bahwan. (2019). KONSTRUKSI SOSIAL DALAM TRADISI KEAGAMAAN (Analisis Tentang Praktik Ziarah Makam Keramat di Lombok). In Tesis. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/48411/1/BAHWAN - KONSTRUKSI SOSIAL DALAM TRADISI KEAGAMAAN.pdf

Duile, T. (2018). Atheism in Indonesia: State Discourses of the Past and Social Practices of the Present. South East Asia Research, 26(2), 161–175.

Effendi, O. U. (1989). Kamus Komunikasi. Mandar Maju.

Fahruddin Ali. (2017). Pengalaman Perempuan Madura Dalam Menyelesaikan KDRT. Duta Media Publishing, 19–20.

Halim, I. A. (2018). Gerakan Sosial Keagamaan Nahdlatul Ulama Pada Masa Kebangkitan Nasional. Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya, 2(1), 35. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v2i1.2215

Laili, E. (2015). Analsis Framing Jakarta Post,. Universitas Multimedia Nusantara Tanggerang.

Munfaridah, T. (2017). Islam Nusantara Sebagai Manifestasi Nahdlatul Ulama (NU) dalam Mewujudkan Perdamaian. Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 4(1), 19. https://doi.org/10.21580/wa.v4i1.1476

Ngangi, C. R. (2011). Kontruksi Sosial Dalam Realitas Sosial. ASE, 7(2), 14.

Poloma, M. M. (1984). Sosiologi Kontemporer. Rajawali.

Razi, F. (2011). Nu Dan Kontinuitas Dakwah Kultural. Jurnal Komunikasi Islam, 1(2), 161 – 171–161 – 171. http://jki.uinsby.ac.id/index.php/jki/article/view/86

Ryandi, D. (n.d.). Satu Abad NU, Gereja Bethesda Jadi Tempat Salat Nahdliyin. 8 Februari 2023.

Santoso. (2016). Kontruksi Sosial Media Massa. Al-Balagh: Jurnal Komunikasi Islam, 1(1), 32.

Downloads

Published

2025-11-30

How to Cite

Eta Amala Husniya, Moh. Toyyib, Hamdan Muafi. (2025). Peran Strategis Gereja Kristen Indonesia dalam Pengembangan Toleransi antar Umat Beragama. Kajang: Jurnal Teknopedagogi Nusantara, 1(1), 110–125. Retrieved from https://www.kajang.jurnal.susiloacademicpress.co.id/kajang/article/view/11